16219632750386916934

Terkait Teror Brutal di Medansatria Pelaku Masih Berkeliaran

siranews.com - 24/04/2025, 09:18 WIB

https://siranews.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-Logo-SN.webp

siranews

Tim Redaksi

16931589306954773823

SIRANEWS.COM – KOTA BEKASI

Delapan bulan berlalu sejak serangkaian teror mengerikan menimpa VU (38), warga Medan Satria, Kota Bekasi. Namun hingga hari ini, aparat kepolisian masih gagal mengungkap siapa pelakunya.

Di tengah macetnya penyelidikan, keluarga korban terus hidup dalam bayang-bayang ketakutan dan trauma, sembari menunggu keadilan yang tak kunjung tiba.

VU menjadi sasaran dari enam aksi teror brutal yang berlangsung sejak Agustus hingga November 2024. Mulai dari perusakan kendaraan, pelemparan bom molotov, hingga penyiraman air keras yang menyebabkan luka bakar serius. Namun, meski tiga laporan polisi telah dibuat, belum ada satu pun tersangka yang ditangkap. Penyidikan mandek, pelaku masih berkeliaran.

“Abang saya sudah mulai kerja lagi, tapi khawatir pasti masih ada. Kami semua masih takut. Pelaku masih bebas dan bisa menyerang lagi kapan saja,” ujar TA, adik korban, kepada Radar Bekasi, Rabu (23/4).

TA menilai penanganan kepolisian sangat lamban dan tidak transparan. Terakhir kali ia bertemu dengan perwakilan Mabes Polri adalah 31 Januari 2025, namun sejak saat itu tidak ada perkembangan berarti. Bahkan, alasan “tidak adanya saksi dan bukti CCTV” dianggapnya tak masuk akal.

“CCTV sudah kami serahkan, kami juga sudah sampaikan siapa-siapa yang kami curigai. Tapi tidak ada tindakan. Dari Polsek, Polres sampai Mabes, semua tahu, tapi tidak ada langkah nyata,” tegasnya.

Puncak kekejaman terjadi pada akhir November, ketika pelaku menyiramkan air keras ke tubuh VU. Cairan kimia itu menyebabkan luka bakar serius dan trauma berkepanjangan. VU sempat mengurung diri selama berbulan-bulan karena ketakutan. Anehnya, meski menjadi kasus berat, tidak ada perkembangan berarti dalam pengusutan peristiwa tersebut.

“Kenapa kasus abang saya yang justru enggak jelas? Padahal air keras ini ancaman serius, tapi tidak ada progres,” kecam TA.

TA masih berharap Mabes Polri serius menangani kasus ini. Ia mengaku kembali menghubungi pihak Mabes, namun belum mendapatkan jawaban.

Teror terhadap VU berlangsung sistematis dan eskalatif. Dimulai dari sabotase ban mobil pada Agustus, dilanjut dengan serangan terhadap kaca mobil menggunakan batu dan palu sebanyak tiga kali, hingga akhirnya pelaku melemparkan bom molotov ke dalam mobil korban pada 21 Oktober, yang memicu kebakaran dan ledakan kecil. Aksi terakhir berupa penyiraman air keras, menjadikan serangkaian teror ini sebagai bentuk kekerasan serius dan terencana.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, belum mendapatkan respons hingga berita ini diturunkan.(rb)

Dilihat : 68
Posted in

Pilihan Untukmu

Terkini Lainnya

2454508517297539246

Berita Terpopuler

8757045993072833240

Now Trending

Pekerjaan Jaling Desa Kedung Waringin Dikerjakan Asal Jadi dan Amburadul, Inspektorat Harus Turun Untuk Lakukan Audit

SIRANEWS.COM — KABUPATEN BEKASI Pekerjaan Jaling Desa…

Hakim Gelengkan Kepala Lihat Setoran Miliaran ke Pejabat PUPR Sumut

SIRANEWS.COM — SUMUT Bendahara PT Dalihan Natolu…

Politikus Golkar Akui Sulit Dapat Duit Halal Sebagai Anggota DPR

SIRANEWS.COM — JAKARTA Wakil Ketua Komisi II…

LSM SIRA Akan Segera Laporkan Proyek Jalan Cibarusah Mekarmukti ke Aparat Penegak Hukum

SIRANEWS.COM, KAB BEKASI – PROYEK peningkatan Jalan …

KPK Diminta Serius Tuntaskan Kasus Penggelapan 200 Hektar Lahan TKD di Kabupaten Bekasi

SIRANEWS.COM –  KABUPATEN BEKASI Jaksa Agung Muda…

Mungkin Anda melewatkan ini

SIRANEWS.COM – JAKARTA Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara bergerak cepat…

SIRANEWS.COM — SUMENEP Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur kembali memanggil…

SIRANEWS.COM –  KABUPATEN BEKASI Sejumlah bangunan liar di bantaran Kali Baru, Desa…

SIRANEWS.COM – KOTA BEKASI Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…