siranews.com - 09/04/2025, 07:34 WIB
Tim Redaksi
SIRANEWS.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengamuk. Ia menaikkan kembali tarif dagang untuk impor produk Cina menjadi 104 persen. Keputusan itu dibuat merespons perlawanan Cina terhadap tarif dagang yang diputuskan Trump pekan lalu. Sedangkan barang asal Indonesia, Trump menetapkan tarif impor sebesar 32 persen.
Pekan lalu, Trump sudah menetapkan Cina mendapatkan tarif dagang 34 persen. Namun, Trump menambahkan 50 persen lagi karena Cina membalas dengan menaikkan tarif terhadap impor barang-barang asal AS.
Tambahan tarif itu berlaku di atas tarif dagang yang sebelumnya berlaku untuk Cina. Sejak era Joe Biden, AS sudah menetapkan tarif dagang untuk Cina rata-rata 20,8 persen.
“Mulai hari Rabu, total tarif rata-rata ekspor Cina ke AS akan melonjak hingga hampir 125 persen,” dikutip dari laporan CNN, Selasa (8/4).
Perhitungan itu berdasarkan pernyataan Sekretaris Pers Karoline Leavitt. Dia menegaskan Trump tak mau mengalah dengan perlawanan China melalui perang tarif.
“Negara-negara seperti Cina, yang memilih untuk membalas dan mencoba menggandakan perlakuan buruk mereka terhadap pekerja Amerika, telah melakukan kesalahan,” kata Leavitt, Selasa (9/4).
“Presiden Trump memiliki tulang punggung baja, dan dia tidak akan patah,” imbuhnya.
Leavitt menyebut Cina ingin membuat kesepakatan, tetapi tidak tahu caranya. Saat ditanya apakah ada kemungkinan Trump menurunkan tarif dagang China, Leavitt menolak menjawab. (cn/ss)